Indonesia Summit 2025 Bahas Ketahanan Pangan dan Masa Depan Generasi Muda

 

                                           Indonesia Summit 2025 (dok Widia Hastuti)

Jakarta – Indonesia Summit 2025 resmi digelar di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, menghadirkan tokoh-tokoh penting dari berbagai bidang. Mengusung tema “Thriving Beyond Turbulence: Celebrating Indonesia’s 80 Years of Purpose, Progress, and Possibility,” acara ini menjadi ruang pertemuan lintas generasi yang mendorong lahirnya ide, kolaborasi, dan aksi nyata demi kemajuan Indonesia.

Transformasi dari Indonesia Millennial & Gen Z Summit, gelaran tahun ini hadir dengan cakupan audiens lebih luas serta topik yang lebih relevan bagi seluruh generasi muda. Enam pilar utama dibahas dalam berbagai sesi: Ekonomi, Edukasi, Kesetaraan, Demokrasi, Lingkungan, dan Kesempatan Kerja.

Pada hari kedua, sesi pertama bertajuk “Food Sovereignty for Economic Growth” menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi ekonomi nasional. Sesi ini menghadirkan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, pemerhati kuliner dan pangan lokal Santhi Serad, serta Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP Normansyah Hidayat Syahruddin.

Dalam paparannya, Zulkifli Hasan mengungkap bahwa Indonesia masih sangat bergantung pada impor pangan, seperti gandum hingga 13 juta ton per tahun, kedelai 3 juta ton, dan gula sekitar 6 juta ton. Ia menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo telah mencanangkan program swasembada pangan, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan generasi muda.

“Mewujudkan kemandirian pangan memang tidak mudah, tetapi pemerintah berkomitmen untuk memulainya dari akar rumput. Generasi muda harus dilibatkan dan diberdayakan agar lebih produktif, bukan hanya bergantung pada bantuan sosial pangan,” tegas Zulkifli.

Sementara itu, Normansyah menjelaskan bahwa peran BPDP kini telah diperluas, tidak hanya terbatas pada kelapa sawit, tetapi juga mencakup komoditas seperti kakao dan kelapa—sesuai amanat Perpres No. 132 Tahun 2024. Dana dari sektor ini akan diarahkan untuk mendukung ekosistem pangan nasional yang berkelanjutan.

Indonesia Summit 2025 diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda Indonesia untuk memperluas jejaring, belajar langsung dari para pemimpin, serta menemukan inspirasi yang dapat mendorong kontribusi mereka dalam pembangunan bangsa.


Komentar

Postingan Populer