Talkshow oleh Salman Alfarisi (dok Widia Hastuti)
Depok, 2025 — Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) kembali menghadirkan rangkaian Journalistic Expo Day 2025 dengan tema “Kewirausahaan: Mediapreneur, Showcasing Ideas, Igniting Innovation”. Kegiatan ini berlangsung pada 29 September hingga 1 Oktober 2025 di Auditorium Perpustakaan PNJ, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.
Memasuki hari kedua, Selasa, 30 September 2025, agenda diawali dengan penampilan tari Kembang Kipas oleh Endah Peni Anjaryani yang berhasil memukau para peserta. Acara kemudian dilanjutkan dengan talkshow bersama Salman Alfarisi, Product Experience PaveNow. Dalam paparannya bertema “Mengapa Entrepreneur Harus Melek Digital & AI?” dengan topik besar “Menjadi Entrepreneur di Era AI,” Salman menekankan enam langkah penting untuk membangun bisnis digital, yaitu Research, Branding, Platform Bisnis, Marketing, Traffic & Conversion, serta Automation.
Salman Alfarisi menjelaskan pentingnya riset pasar, membangun identitas produk yang konsisten, memanfaatkan platform digital, melakukan promosi dengan bantuan AI, hingga mengubah traffic menjadi pelanggan tetap melalui WhatsApp Business dan LinkTree. Salman juga menegaskan bahwa otomatisasi bisnis dengan chatbot dan AI dapat mempermudah pengelolaan usaha. Setelah sesi talkshow, acara dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif. Para peserta menilai kegiatan ini sangat bermanfaat karena membuka wawasan baru terkait pemanfaatan teknologi digital dalam kewirausahaan.
Talkshow oleh Res Ares (dok Widia Hastuti)
Pada hari ketiga, Rabu, 1 Oktober 2025, rangkaian kegiatan kembali menghadirkan nuansa berbeda. Acara dibuka dengan penampilan sinden oleh Arosa Juniar yang memukau peserta, kemudian dilanjutkan dengan talkshow bersama Res Ares, CEO Expectainment. Mengusung tema “Mediapreneur: Showcasing Ideas, Igniting Innovation,” Ares berbagi pengalaman tentang pentingnya melihat fenomena dari sudut pandang berbeda dalam dunia jurnalistik maupun konten digital.
Res Ares menekankan bahwa liputan yang menarik tidak selalu ada pada kerumunan, tetapi pada keberanian menemukan cerita dari sisi yang jarang diangkat. “Aku adalah orang yang mengungkap realita dari ribuan ekspektasi,” ungkapnya. Ia juga menekankan bahwa konten harus mewakili masyarakat, bebas dari gimik, dan dibuat dengan konsistensi. Menurutnya, digitalisasi memang bagian dari modernisasi jurnalistik, tetapi tetap tidak bisa lepas dari kaidah dan kode etik.
Sesi tanya jawab berlangsung lama, dengan peserta yang menanyakan pandangan Ares soal peran jurnalis di era digital. Ia menegaskan bahwa jurnalis harus mampu memperbaiki apa yang salah di masyarakat, sekaligus berhati-hati dalam meliput isu sensitif. Peserta mengaku mendapat banyak inspirasi dari materi yang disampaikan, khususnya terkait strategi kreatif dan konsistensi dalam berkarya.
Menariknya, setiap sesi talkshow juga dilengkapi dengan kuis interaktif yang menambah semarak acara. Dari kuis tersebut, selalu dipilih tiga orang pemenang yang mendapatkan hadiah langsung dari panitia. Hal ini membuat peserta semakin antusias mengikuti jalannya kegiatan hingga akhir.
Rangkaian kegiatan Journalistic Expo Day 2025 disambut dengan penuh antusiasme oleh para peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran sekaligus inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berinovasi, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan dunia digital maupun kewirausahaan di masa depan.
Dengan semangat “Showcasing Ideas, Igniting Innovation,” acara ini bukan sekadar ajang pamer karya, tetapi juga langkah nyata dalam menumbuhkan jiwa kreatif dan wirausaha di kalangan generasi muda Politeknik Negeri Jakarta.
Komentar
Posting Komentar